Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 468x60
Metropolitan

7 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama DKI Dilantik, Ini Daftar Jabatan Barunya

82
×

7 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama DKI Dilantik, Ini Daftar Jabatan Barunya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA — JAKberita.com | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali melakukan penyegaran jajaran birokrasi. Sebanyak 7 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Berdasarkan press release pelantikan yang diterima, proses pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian dari jabatan tersebut merupakan bagian dari proses mutasi/rotasi melalui pemilihan talenta untuk penugasan dan tour of duty jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Example 300x600

Pelantikan tersebut antara lain didasarkan pada Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 5317/R-BM.02.01/SD/K/2026 tanggal 14 Agustus 2026 tentang rekomendasi mutasi/rotasi dalam jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Selain itu, pelantikan mengacu pada Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 755 Tahun 2026 tanggal 19 Agustus 2026 tentang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Dalam dan Dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Dalam keputusan tersebut tercantum tujuh pejabat yang mendapat penugasan pada jabatan baru.

Berikut tujuh pejabat yang dilantik:
1. Abdul Khalit
Abdul Khalit dilantik sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi DKI Jakarta.
Sebelumnya, Abdul Khalit tercatat sebagai Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta. Profil Abdul Khalit juga tercantum pada laman resmi Pemprov DKI Jakarta sebagai pimpinan Biro Pemerintahan.

2. Mochamad Abbas
Mochamad Abbas mendapat tugas sebagai Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta.
Nama Mochamad Abbas sebelumnya tercatat sebagai Kepala Biro Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta. Rekam jabatan tersebut juga pernah tercantum dalam informasi resmi mengenai struktur pejabat Pemprov DKI.

3. M. Matsani
M. Matsani dilantik sebagai Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi DKI Jakarta.
Sebelumnya, M. Matsani tercatat menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi DKI Jakarta.

4. Fajar Eko Satriyo
Fajar Eko Satriyo mendapat amanah sebagai Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta.
Sebelumnya, Fajar Eko Satriyo tercatat sebagai Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi DKI Jakarta.

5. Muhammad Herizkianto
Muhammad Herizkianto dilantik sebagai Kepala Biro Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta.
Sebelumnya, Muhammad Herizkianto tercatat sebagai Wakil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta.

6. Indra Patrianto
Indra Patrianto mendapat penugasan sebagai Wakil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta.
Sebelumnya, Indra Patrianto tercatat sebagai Asisten Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Pengendalian Permukiman.

7. Faisal Syafruddin
Faisal Syafruddin dilantik sebagai Asisten Deputi Gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Bidang Pengendalian Permukiman.
Sebelumnya, Faisal Syafruddin tercatat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah Provinsi DKI Jakarta.

Bagian dari penyegaran birokrasi
Mutasi dan rotasi jabatan pimpinan tinggi di lingkungan pemerintahan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya penataan dan penyegaran birokrasi.
Dalam press release yang diterima, Pemprov DKI menyebut proses tersebut dilakukan melalui pemilihan talenta untuk penugasan dan tour of duty jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
Dengan adanya perpindahan tersebut, ketujuh pejabat kini memiliki tanggung jawab baru pada sejumlah sektor strategis, mulai dari kesatuan bangsa dan politik, pengelolaan aset daerah, pemerintahan, pendidikan dan mental spiritual, perekonomian dan keuangan, pelayanan perizinan dan investasi, hingga pengendalian permukiman.
Pergantian pada sejumlah posisi strategis tersebut tentu diharapkan dapat memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Jakarta.(jb/sym)

Example 300250
Example 120x600