Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 468x60
BeritaMetropolitan

Proyek Turap Rp528 Juta di Jatinegara Disorot, Pekerjaan Berlangsung Saat Saluran Masih Tergenang

118
×

Proyek Turap Rp528 Juta di Jatinegara Disorot, Pekerjaan Berlangsung Saat Saluran Masih Tergenang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Proyek Turap Rp528 Juta di Jatinegara Disorot, Pekerjaan Berlangsung Saat Saluran Masih Tergenang

JAKARTA, Jakberita.com – Pekerjaan pemeliharaan turap saluran PHB Cipinang Jaya RW 004, Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, menuai perhatian. Pasalnya, dokumentasi lapangan menunjukkan aktivitas pekerjaan konstruksi berlangsung ketika air masih menggenangi bagian saluran.
Proyek yang berada di bawah Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kota Administrasi Jakarta Timur tersebut tercantum memiliki nilai pekerjaan sekitar Rp528 juta dengan masa pelaksanaan 60 hari kalender.

Papan Proyek terpasang
Papan Proyek terpasang

Dalam foto dokumentasi bertanggal 18 September 2026 pukul 14.28 WIB, terlihat sejumlah pekerja berada di sisi saluran. Pekerjaan konstruksi tampak dilakukan pada bagian turap dengan rangka besi dan material beton, sementara air masih terlihat menggenangi bagian dasar saluran.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai metode pelaksanaan pekerjaan, khususnya apakah pengerjaan struktur turap dalam kondisi saluran masih tergenang telah sesuai dengan metode kerja dan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam kontrak.

Example 300x600

Pekerja Tampak Tanpa APD Lengkap
Selain persoalan metode pekerjaan, aspek keselamatan kerja juga menjadi perhatian.
Dalam dokumentasi tersebut terlihat pekerja berada di sekitar area konstruksi saluran dengan kondisi medan yang cukup berisiko. Namun, dari foto yang tersedia, tidak seluruh pekerja tampak menggunakan perlengkapan keselamatan kerja secara lengkap.
Hal ini perlu diklarifikasi karena pekerjaan konstruksi pada saluran air memiliki risiko tersendiri, terutama berkaitan dengan kondisi licin, genangan, material besi, serta akses keluar-masuk area kerja.
Jakberita.com tidak menyimpulkan telah terjadi pelanggaran keselamatan kerja, namun kondisi visual tersebut menjadi alasan penting untuk meminta penjelasan dari pihak yang bertanggung jawab atas proyek.

Adukan Tanpa Molen

Proyek dengan nilai besar ini juga menggunakan adukan semen dan pasir secara manual tidak menggunakan molen, pekerja yang berada di proyek tersebut mengatakan molen nya hilang dicuri, kata satu pekerja tersebut.

Pengawasan Proyek Juga Dipertanyakan
Pertanyaan lainnya menyangkut pengawasan pekerjaan.
Pada papan proyek yang sebelumnya didokumentasikan, tercantum nama kontraktor pengawas dan kontraktor pelaksana. Namun, berdasarkan pemantauan di lokasi sebagaimana dokumentasi yang diterima redaksi, tidak terlihat secara jelas keberadaan petugas pengawas, pelaksana maupun mandor pada saat foto diambil.
Kondisi tersebut tentu belum dapat dijadikan kesimpulan bahwa pengawasan tidak dilakukan.
Karena itu, pertanyaan yang perlu dijawab adalah: siapa pengawas pekerjaan pada saat aktivitas berlangsung, bagaimana frekuensi pengawasan dilakukan, dan apakah seluruh tahapan pekerjaan dicatat dalam laporan harian proyek?
Nilai Proyek Ratusan Juta, Publik Berhak Mendapat Penjelasan
Dengan nilai pekerjaan yang mencapai sekitar Rp528 juta, masyarakat tentu berkepentingan mengetahui apakah pekerjaan dilaksanakan sesuai kontrak, gambar teknis, spesifikasi material, metode kerja serta standar keselamatan yang ditetapkan.
Apalagi pekerjaan turap berkaitan langsung dengan fungsi saluran dalam mengendalikan aliran air. Kualitas konstruksi menjadi penting agar pekerjaan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga dapat berfungsi dan bertahan sesuai umur rencana.
Karena itu, sejumlah pertanyaan publik yang patut diklarifikasi antara lain:
Apakah pekerjaan turap memang diperbolehkan dilakukan ketika saluran masih terdapat genangan?
Metode kerja apa yang tercantum dalam kontrak?
Apakah penggunaan alat dan material di lapangan sesuai spesifikasi teknis?
Bagaimana sistem pengawasan pekerjaan dilakukan?
Apakah seluruh pekerja telah dilengkapi APD sesuai ketentuan keselamatan kerja?
Apakah kondisi pekerjaan yang terlihat dalam dokumentasi telah diperiksa dan disetujui pengawas?
Bagaimana mekanisme pengujian mutu konstruksi sebelum pekerjaan dinyatakan selesai?

Sudin SDA Jakarta Timur Dimintai Konfirmasi
Atas temuan tersebut, Jakberita.com telah meminta klarifikasi kepada Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Timur.
Redaksi meminta penjelasan mengenai kondisi pekerjaan yang terlihat dalam dokumentasi, termasuk pekerjaan yang berlangsung ketika saluran masih tergenang, metode pelaksanaan, penggunaan peralatan, keselamatan pekerja serta mekanisme pengawasan proyek.
Redaksi juga meminta keterangan apakah kondisi tersebut telah sesuai dengan dokumen kontrak dan spesifikasi teknis pekerjaan.
Permintaan konfirmasi disampaikan agar pemberitaan tidak hanya berdasarkan pengamatan visual di lapangan, tetapi juga memperoleh penjelasan dari instansi yang bertanggung jawab.
Hingga berita ini disusun, Jakberita.com masih menunggu jawaban resmi dari Sudin SDA Jakarta Timur.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Sudin SDA Jakarta Timur maupun pihak kontraktor pelaksana dan pengawas untuk memberikan penjelasan atas kondisi pekerjaan tersebut.(jb)

Example 300250
Example 120x600