Majelis Ta’lim Al-Hidayah Sejalan Bersama YPM At-Tauhid Perkuat Ukhuwah di Lancang Kuning
JAKberita.com, Bintan — Majelis Ta’lim (MT) Al-Hidayah bersinergi dengan Yayasan Pembinaan Mualaf (YPM) At-Tauhid dalam kegiatan pengajian rutin yang bertujuan mempererat silaturahmi dan memperkuat tali persaudaraan antarwarga. Kegiatan ini dilaksanakan secara bergilir di rumah anggota setiap minggunya.
Kegiatan berlangsung pada Minggu, 16 Agustus 2026, di lingkungan RT 01/RW 01, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.
Kegiatan pengajian rutin ini telah berjalan cukup lama dan menjadi wadah bermanfaat bagi para ibu. Selain mengisi waktu luang, kegiatan ini juga menjadi sarana menjalin kebersamaan. Saat ini tercatat sebanyak 25 orang tergabung sebagai anggota Majelis Ta’lim Al-Hidayah.
Kepala Desa Lancang Kuning, Yuane Risky Febrina, turut hadir dan menjadi anggota di kegiatan tersebut. Ia menjelaskan komposisi keanggotaan kelompok pengajian ini.
“Anggota MT Al-Hidayah berjumlah 25 orang, namun tidak semuanya mualaf. Hanya dua orang saja yang berstatus mualaf. Sedangkan untuk kelompok At-Taubah yang juga binaan kami, berjumlah 25 orang dan seluruhnya adalah mualaf,” ujar Yuane.
Di bawah bimbingan pembina, La Ode Udibara, pengajian mingguan ini berisi kegiatan membaca Iqra dan Al-Qur’an serta kajian keislaman. Materi yang disampaikan menekankan pembentukan akhlak mulia, saling membantu sesama yang membutuhkan, serta menumbuhkan sikap toleransi dan kerukunan lintas agama.
Salah satu anggota sekaligus Ketua RW 01, Maria Kedi, merupakan salah satu dari dua orang mualaf yang tergabung dalam kelompok ini. Ia menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan yang diterima, termasuk kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang sedang melakukan studi banding sekaligus menyusun skripsi di desa tersebut.
Maria mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa yang turut membantu kelancaran kegiatan pengajian. Diketahui, sebanyak 20 mahasiswa peserta KKN dari berbagai daerah di Kepulauan Riau telah bertugas di Desa Lancang Kuning selama hampir dua minggu.(jb/khl)
Penulis: Khairul




