Warga Desa Lancang Kuning Bersinergi dengan Mahasiswa KKN UMRAH, Gotong Royong di Gang Salak
BINTAN, JAKberita.com – Semangat gotong royong dan kebersamaan warga terlihat di Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Warga RT 01/RW 01 bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Angkatan XVIII melaksanakan kegiatan gotong royong di kawasan Gang Salak, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya warga menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kerukunan antarwarga. Gotong royong dinilai menjadi salah satu sarana efektif untuk membangun kebersamaan serta menciptakan lingkungan permukiman yang nyaman.
Kegiatan yang melibatkan warga dan mahasiswa KKN tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara masyarakat dengan kalangan akademisi yang sedang melaksanakan pengabdian di Desa Lancang Kuning.
Ketua RW 01 Desa Lancang Kuning, Maria Kedy, mengatakan kegiatan gotong royong merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan di lingkungan masyarakat melalui koordinasi antara RT, RW dan perangkat desa.
Di bawah koordinasi RW 01 terdapat dua wilayah RT, yakni RT 01 yang diketuai Priyono dan RT 02 yang diketuai Iyut. Menurut Maria, komunikasi dan kerja sama antara pengurus lingkungan dengan warga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang tertata dan harmonis.
“Dengan adanya kerja sama dan saling bertukar pendapat, kami berharap Desa Lancang Kuning dapat terus terbangun dengan baik dan menjadi contoh ke depannya,” ujar Maria.
Maria juga menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa KKN UMRAH yang turut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong di Gang Salak.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada adik-adik mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji yang sudah bersinergi dalam kegiatan gotong royong di Gang Salak. Mereka telah memberikan sumbangsih tenaga dan meluangkan waktu untuk bersama-sama dengan warga,” katanya.
Mahasiswa KKN Ikut Berbaur dengan Warga
Sebanyak 20 mahasiswa KKN UMRAH Angkatan XVIII saat ini melaksanakan kegiatan pengabdian di Desa Lancang Kuning. Mereka terdiri dari 15 mahasiswa perempuan dan lima mahasiswa laki-laki yang berasal dari berbagai daerah di Kepulauan Riau.
Salah seorang mahasiswa KKN, Gindo, mengatakan keterlibatan langsung dalam kegiatan masyarakat memberikan pengalaman tersendiri bagi mahasiswa. Menurutnya, kegiatan gotong royong menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi dan berkolaborasi secara langsung dengan masyarakat.
“Kami dan teman-teman bisa berkolaborasi secara langsung dengan warga Desa Lancang Kuning. Kami juga bisa saling mengenal dengan bapak dan ibu warga di sini. Dengan adanya kegiatan gotong royong, menurut kami ini merupakan kegiatan yang sangat positif,” ujar Gindo sambil tersenyum.
Kegiatan gotong royong di lingkungan Desa Lancang Kuning juga tidak hanya dilakukan pada momentum tertentu. Tradisi tersebut menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat, termasuk ketika menyambut berbagai kegiatan dan peringatan hari besar nasional.
Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan gotong royong menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
Bagi warga, semangat gotong royong bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun rasa saling peduli antarwarga.
Tradisi tersebut diharapkan terus dipertahankan dan ditanamkan kepada generasi muda, sehingga nilai kebersamaan, toleransi dan kerukunan bertetangga tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Lancang Kuning.
Dengan terjaganya budaya gotong royong dan komunikasi antarwarga, masyarakat diharapkan dapat terus bersinergi menciptakan berbagai kegiatan positif dalam mendukung pembangunan desa.
Penulis: KHL



