Peringati 1 Muharram 1448 H, GPM Gelar Khitanan Massal 100 Anak dan Santuni 1.000 Anak Yatim Lewat Gerakan “Rakyat Bantu Rakyat”
Depok, JAKberita.com – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Organisasi Kemasyarakatan Gerakan Pengawalan Masyarakat (GPM) menggelar rangkaian aksi sosial bertajuk “Rakyat Bantu Rakyat”. Kegiatan tersebut diwujudkan melalui khitanan massal bagi 100 anak serta pemberian santunan kepada 1.000 anak yatim di Kota Depok, Jawa Barat.
Khitanan massal dilaksanakan di Lagak Hall, kawasan Cimanggis, Kota Depok, pada Rabu (1/7/2026). Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada 1.000 anak yatim sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Umum GPM, Yusnizar, mengatakan gerakan sosial tersebut lahir dari rasa empati terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tantangan. Meski persiapan kegiatan dilakukan dalam waktu relatif singkat, antusiasme masyarakat disebut melampaui perkiraan panitia.
“Melalui gerakan GPM ini, paling tidak kita bisa membantu meringankan beban masyarakat. Jika kita bergerak untuk kebaikan sesama, insyaallah Allah akan memberikan balasan yang lebih baik dari apa yang kita harapkan,” ujar Yusnizar kepada awak media, Sabtu (11/7/2026).
Yusnizar berharap GPM dapat menjadi contoh bagi organisasi kemasyarakatan lainnya untuk lebih mengedepankan program-program sosial yang berorientasi pada pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Mudah-mudahan organisasi masyarakat lebih banyak bergerak membantu rakyat daripada sedikit-sedikit turun ke jalan untuk berdemonstrasi. Kami tetap mendukung program-program pemerintah, terutama yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Dewan Pembina GPM, Haidar Alwi, yang dinilai memberikan energi baru bagi pengembangan berbagai program sosial organisasi.
Menurut Yusnizar, kolaborasi tersebut membawa dampak positif terhadap peningkatan target kegiatan sosial GPM. Jika pada tahun-tahun sebelumnya organisasi itu secara rutin memberikan santunan kepada sekitar 200 anak yatim, tahun ini jumlah penerima manfaat meningkat secara signifikan hingga mencapai 1.000 anak.
Puncak peringatan Tahun Baru Islam yang digelar pada Sabtu (11/7/2026) berlangsung khidmat dan penuh haru. Ribuan anak yatim bersama para relawan, tokoh masyarakat, dan tamu undangan mengikuti kegiatan yang sarat dengan nilai kepedulian dan kebersamaan.
Sementara itu, Ketua Panitia, Raja Pandawa, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut terlaksana berkat sinergi antara GPM dan yayasan sosial Haidar Alwi Care, yang selama ini aktif menjalankan berbagai program kemanusiaan di berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Raja, gerakan sosial berskala besar seperti ini menjadi sangat penting di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan berat oleh sebagian masyarakat.
“Kehadiran GPM menjadi angin segar bagi masyarakat. Melalui gerakan ‘Rakyat Bantu Rakyat’ ini, beban yang dirasakan warga dapat sedikit diringankan. Semangat saling membantu dan bergotong royong harus terus kita jaga,” ujarnya.
Melalui momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, GPM berharap dapat terus memperluas kepengurusan dan program sosialnya ke berbagai daerah di Indonesia sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat kehadiran organisasi tersebut.
(Red)











