Proyek Perpipaan Air Bersih PAM Jaya Diduga Mangkrak, Ganggu Lalu Lintas Warga Meski Target Selesai Maret 2026

oleh -44 Dilihat
oleh
banner 468x60

Proyek Perpipaan Air Bersih PAM Jaya Diduga Mangkrak, Ganggu Lalu Lintas Warga Meski Target Selesai Maret 2026

Jakarta – jakberita.com
Proyek pembangunan jaringan perpipaan air bersih milik PAM Jaya yang kini telah bertransformasi menjadi PT Air Minum Jaya (Perseroda) menuai sorotan warga. Pasalnya, pekerjaan yang berdasarkan papan informasi proyek ditargetkan selesai pada Januari–Maret 2026, hingga kini masih menyisakan pekerjaan di lapangan dan berdampak pada kelancaran arus lalu lintas.
Pantauan di lokasi di kawasan Jalan Purbaya dan Jalan Rawajati Timur, Jakarta Selatan, menunjukkan sebagian badan jalan masih digunakan sebagai area pekerjaan. Pembatas jalan (barrier) dan rambu proyek masih terpasang sehingga mempersempit akses kendaraan. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan harus bergantian melintas dan berpotensi menimbulkan kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program SPAM Ciliwung Hilir dengan lokasi pekerjaan di wilayah Kelurahan Rawa Jati, Kecamatan Pancoran. Dalam papan proyek juga tercantum jadwal pelaksanaan Januari hingga Maret 2026, dengan kontraktor PT Bestindo Putra Mandiri dan subkontraktor PT Karta Jaya Santosa.

banner 336x280

Namun, hingga akhir Juli 2026, fasilitas proyek masih terlihat berada di lokasi. Kondisi ini memunculkan pertanyaan masyarakat mengenai penyebab belum dituntaskannya pekerjaan sesuai jadwal yang telah diumumkan kepada publik.
Warga berharap PT Air Minum Jaya (Perseroda) segera memberikan penjelasan secara terbuka mengenai status proyek tersebut, termasuk apakah terjadi perubahan jadwal pelaksanaan, kendala teknis di lapangan, atau adanya pekerjaan lanjutan yang masih harus diselesaikan.

Selain itu, masyarakat juga meminta agar perusahaan segera melakukan penataan lokasi proyek sehingga tidak mengganggu mobilitas pengguna jalan. Mengingat kawasan tersebut merupakan jalur yang cukup padat, keberadaan pembatas proyek dalam waktu yang berkepanjangan dinilai dapat mengurangi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Sebagai bentuk keberimbangan pemberitaan, jakberita.com menghubungi Angga seperti tertera dalam papan proyek sebagai pengawas lapangan, dalam percakapan melalui chat aplikasi WhatsApp Angga mengatakan bahwa itu bukan pekerjaan mereka ,”pekerjaan kami sudah selesai, itu vendor lain PT Djatipiting Jaya Abadi, yang ada di seberang rel persis ada pit mereka yang lagi crossing, ujarnya sambil menegaskan pekerjaan proyek saluran air minum yang mereka kerjakan sudah selesai, namun saat ditunjukkan foto lobang bekas galian yang ditambal asal jadi, jawabannya berbeda lagi “belum kelar itu pak” katanya.

Sementara itu Senior Manager Corporate & Customer Communication PT.Air Minum Jaya (Perseroda) , Gatra Vaganza belum menjawab permohonan klarifikasi yang diajukan jakberita.com melalui chat aplikasi WhatsApp sampai berita ini dimuat. (JBC/RYU)

banner 336x280